Arsip Kategori: BUDAYA

Why Music…?

image

 

 

Why Music?

Music is a science
Music is mathematical
Music is foreign language
Music is history
Music is physical education
Music develops insight & demands research
Music is all these things, but most of all, music is art

That is why we teach music:
Not because we expect you to major in music
Not because we expect you to play or sing all your life….

But so you will human
So you will recognize beauty
So you will be closer to an infinite beyond this world

So you will have something to cling to
So you will have more love, more compassion,
more gentleness, more good in short, more life

 

Remaja Indonesia ini buat juri Switzerland’s Got Talent melongo!

Indonesia memang tak pernah kehilangan talenta berbakatnya termasuk dalam dunia musik. Banyak penyanyi berbakat yang ternyata mampu mencuri perhatian. Kali ini giliran seorang remaja putri bernama Eirene Dili Astris yang mampu membuat empat juri Switzerland’s Got Talent tercengang. Sebuah lagu berbahasa Italia yang berjudul Caruso milik Paula Seling cukup membuat para juri melongo dengan suara falset merdunya. Christa, salah seorang juri dalam ajang pencarian bakat ini bahkan tak ragu untuk memberikan komentar sempurna dengan penampilannya. Begitu juga dengan ketiga juri yang lain yang kompak mengatakan jika penampilan Eirene ini sangat luar biasa. “Meski kamu tidak bisa berbahasa Italia, kamu dapat menyanyikan lagu tersebut dengan sempurna,” ujar Christa. Sebagai hadiah dari penampilan luar biasa Eirene, keempat juri Switzerland’s Got Talent kompak memberikan empat ‘Yes’. Tentu saja, hal itu berarti Eirene sukses melaju ke babak selanjutnya dalam ajang pencarian bakat ini. Di sisi lain, bakat bernyanyi dari Eirene nampaknya memang menurun dari sang ibu. Cewek yang tengah menempuh pendidikan perhotelan di Les Roches International School of Hotel Management ini mengatakan jika ibunya adalah seorang penyanyi. Seperti apa sih penampilan luar biasa dari Eirene Dili Astris yang mampu menghipnotis empat juri Switzerland’s Got Talent? Simak langsung di sini. (Merdeka.com)

Kisah di balik “Acara Itu”

http://luhutpandjaitan.com/in/artikels.php?p=301

Tanggal 30 Desember, seperti banyak orang Indonesia lainnya, saya sedang berada di luar kota bersama keluarga menjalani liburan pergantian tahun, ketika saya menerima telepon dari Sekretaris Negara yang meminta saya menghadiri sebuah acara di Istana Negara keesokan harinya.

Menjawab pertanyaan saya “Acara apa?” jawaban yang saya terima adalah “Acara itu…”

Karena tidak jelas saya tanya lagi, “Maksudnya?”

Jawabannya “Ya, acara itu, Pak.”
Baca lebih lanjut

PANJAITAN DAN SINAMBELA

Jika mau melihat hubungan parpadanan (perjanjian) antara Panjaitan & Sinambela maka ada 3 hal yg harus kita ketahui lebih dahulu:

  • Marga Panjaitan, dalam hal ini adalah anak dari Raja Panjaitan yaitu Raja Situngo, dan Anak dari Raja Situngo itu sendiri yaitu Raja SiJorat Paraliman (yg sampai saat ini sementara tarombonya masih controversial bagi “sebahagian” Marga Panjaitan)
  • Marga Sinambela, dalam hal ini Raja Bonanionan Sinambela, yaitu putra ke tiga sekaligus si bungsu dari Raja Sinambela. Raja Bonanionan menikah dengan boru Pasaribu. Lahirlah Raja Si Singamangaraja I bergelar Raja Manghuntal
  • Si Raja Uti,  cucu si Raja Batak yg merupakan anak sulung dari Guru Tatea Bulan.

Baca lebih lanjut

BAGAIMANAKAH HUBUNGAN MARGA PANJAITAN DENGAN MARGA NAINGGOLAN PARHUSIP

Dari judul di atas tentu kita bertanya apa sih hubungannya marga Panjaitan dengan Marga Nainggolan Parhusip? Mengapa begitu penting hal ini dibicarakan terutama bagi Marga Parhusip? Seberapa pentingkah Marga Panjatan bagi Marga Parhusip?

Banyak yang tidak mengetahui bahwa Panjaitan adalah Bonaniari Nainggolan Parhusip, termasuk Panjaitan itu sendiri, tapi tidak bagi Parhusip, karena setiap marga Parhusip wajib tau hal ini. Itu yg saya ketahui & berdasarkan pengalaman saya ketika berkunjung ke Samosir.

Untuk itu saya coba menjelaskan berdasarkan yang saya ketahui dari berbagai sumber baik dari Parhusip di Ninggolan (Samosir), Parhusip di perantauan, dari dongan tubu Panjaitan dll. Kalau ada kesalahan atau kekeliruan mohon di koreksi, oke…!  Mari kita mulai…!

Baca lebih lanjut