TABRAKAN MAUT KERETA API EKSEKUTIF ARGO BROMO ANGGREK VS KERETA API BISNIS SENJA UTAMA SEMARANG

Sangatlah aneh bagi saya kenapa bisa terjadi kecelakaan di stasiun kecil Petarukan di Pemalang antara kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek dengan kereta api bisnis Senja Utama Semarang (harus jelas sebutannya karena Senja Utama setahu saya ada 3 yaitu Senja Utama Semarang, Senja Utama Yogya & Senja Utama Solo). Mengapa aneh karena stasiun Petarukan merupakan stasiun yang relative paling safety bagi setiap kereta krn di sinilah tempat kereta berhenti untuk memberikan kesempatan kepada kereta yg lebih prioritas untuk lewat & demikian pula apabila ada kereta yg berlainan arah saling bertemu. Sebenarnya ada stasiun yg lebih besar yaitu stasiun Pemalang yg letaknya tidak begitu jauh dari stasiun ini  yang dari arah Jakarta (barat) letaknya sebelum stasiun petarukan. Tapi sepanjang sepengetahuan saya selalu stasiun petarukan inilah yang dijadikan tempat (pilihan) untuk kereta yang berselisih. Sudah tidak terhitung lagi entah berapa kali saya melewati stasiun ini dengan menggunakan kereta api baik itu Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, kamandanu (skr tdk beroperasi), Sembrani, Bangunkarta. Khusus untuk Argo Bromo Anggrek saya sangat sering menggunakannya apalagi setelah Kamandanu tdk beroperasi, kereta inilah yang menjadi pilihan saya.

Setiap kereta yang lewat dari arah Jakarta pasti melewati jalur 2 atau jalur sebelah kanan & sedangkan apabila akan mendahului maka dia akan pindah ke jalur 1 (jalur prioritas), dalam hal ini kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek merupakan kereta prioritas utama yang lebih dahulu lewat dibanding kereta api bisnis Senja Utama Semarang. Stasiun Pemalang terletak di sebelah kanan dari arah Jakarta, sedangkan stasiun Petarukan letaknya di sebelah kiri, mungkin itulah sebabnya stasiun ini menjadi pilihan untuk tempat pemberhentian, sama halnya dengan stasiun Gambir yg letak jalur 1 (prioritas) nya ada di sebelah kiri. Merupakan hal yang aneh bagi saya kenapa kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek yang akan mendahului kereta api bisnis Senja Utama Semarang berada di jalur yang sama di jalur 2. Menurut analisa saya ada 2 kemungkinan:

Pertama kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek tidak mengetahui bahwa dia akan mendahului kereta lain tapi itupun sangatlah aneh bila masinisnya tdk tau karena sudah merupakan rutinitasnya & pasti dia sudah hafal jam berapa saja biasanya dia mendahului kereta tertentu.

Kedua, petugas di stasiun Petarukan lalai karena tidak mengetahui bahwa kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek akan lewat, atau peralatan tidak berfungsi sehingga tidak ada signal bahwa kereta tidak boleh melewati jalur 2, sedangkan masinis di kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek merasa dia pada posisi aman karena tidak ada signal.

Itulah 2 kemungkinan yang saya analisa, untuk kereta api bisnis Senja Utama Semarang menurut saya sudah pada posisi yg benar karena kereta tersebut sudah berada pada jalur yang benar dan tidak mungkin dipersalahkan. Cuma yang menjadi pertanyaan saya menurut informasi kejadiannya pada pukul 03.00 WIB subuh sedangkan pada kondisi normal seharusnya kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek berada di stasiun Petarukan kurang lebih pada pukul 02.00. Apakah kereta ini terlambat dari Jakarta atau…….????????

Terlepas dari semua itu kita hanya bisa menduga, krn semuanya adalah wewenang dari KNKT dan merekalah yang lebih tau nanti apa penyebabnya.

Sangatlah disayangkan kenapa dunia perkeretaapian kita tidak pernah mengalami kemajuan, sekedar informasi bahwa sebenarnya double track sudah ada (baru) antara Stasiun Tegal ke Petarukan sedangkan dari Petarukan ke Pekalongan sedang dalam pengerjaan. Apakah kita harus saling meyalahkan….???? Yang jelas kejadian ini adalah pelajaran buat dunia transaportasi di Indonesia jangan sampai rakyat menjadi korban kecelakan yang sia-sia padahal dari segi keamanan kereta apilah yang paling safety untuk digunakan.

Iklan

6 thoughts on “TABRAKAN MAUT KERETA API EKSEKUTIF ARGO BROMO ANGGREK VS KERETA API BISNIS SENJA UTAMA SEMARANG

  1. se † an

    yg salah ya petugas yg mengatur lintasan kereta api , Kereta Api berjalan diatas Rel, dan yg menentukan kan petugas yg ada di stasiun bukan masinisnya, kereta api hanya bisa gas dan rem , kan tdk ada kemudi untuk belok kiri dan kanan. emang ruwet tenan PJKA sekarang, golek bati tok

    Balas
    1. isran panjaitan Penulis Tulisan

      setuju banget, Kasian masinis selalu dikambinghitamkan krn memang itulah alasan yg paling mudah & alat utk buang badan (kata orang medan) utk menyelamatkan para pejabat PT.KA, ada keanehan di sini katanya masinis mengantuk pd saat tugas padahal alarm dead…man pedal tdk berbunyi krn kalau masinis mengantuk pasti pedalnya gak keinjek & alarm segera berbunyi & anehnya lagi masinis & asisten masinis tdk 1 suara, yg lebih aneh lagi besok paginya dirut pt.ka ignatius jonan langsung buat opini bahwa kemungkinan kecelakaan disebabkan human error dr masinis padahal KNKT aja belon nyampe ke pemalang, lebih aneh lagi menurut info yg saya baca dr arah pekalongan (timur) ada kereta senja kediri yg akan masuk sehingga argo anggrek harus menunggu di jalur 2,

      haaaaaaaaaaaa (kaget…sebentar!!!) sejak kapan argo bromo anggrek yg merupakan kereta paling eksekutif & priorits disuruh nunggu (ngaco banget) hebat banget senja kediri (ibarat tni pangdam disuruh nunggu krn ada dandim mau lewat) ckcckck keliatan banget bohongnya, padahal didepan stasiun petarukan masih ada 2 pilihan stasiun utk berhenti buat senja kediri yaitu stasiun comal & sragi, kasian pak kholik sang masinis yg katanya dia juga uda level masinis yg instruktur, yg lebih aneh lagi pengamat perkeretaapian yg mantan direksi pt.ka (lupa namanya maklum kalo uda gak jd direksi biasanya jadi pengamat) menyatakan di tv.one jakarta pekalongan ditempuh dlm 6-7 jam, ha ha ha ha mau saya lempar sendal aja rasanya, saya sih uda bangkotan naek argo bromo anggrek jkt-pekalongan paling lama 5 jam.
      hmmmmmmmmmmmmmmm capek deh

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s