SUATU HARI DI “LIRUNG”

Suatu ketika di thn 2002 Panbers mengadakan roadshow di beberapa daerah antara lain Surabaya, Lumajang, Samarinda, Bandung, Manado & terakhir di Talaud tepatnya di salah satu pulau di wilayah Talaud yg kotanya bernama Lirung & lebih dekat ke wilayah Philipina. Jadwal penerbangan dari Manado ke Talaud (Melongoane) hanya 2 kali seminggu itupun transit kurang lebih 15-30 menit di Bandara Tahuna, Sangihe terlebih dahulu. Sampailah kami di  Melongoane Talaud kurang lebih tengah hari, kemudian dilanjutkan dgn perjalanan dgn menggunakan kapal laut yg membutuhkan waktu 10 menit menuju LIRUNG.  Di pelabuhan kami disambut dgn tokoh masyarakat & tokoh agama (pendeta) krn mayoritas masyarakat di sana beragama Kristen.

Singkat cerita esok hari kami harus chek sound jam 3 sore utk show malam harinya. Ketika check sound semua berjalan lancar, tidak kurang suatu apapun, sound system dibawa panitia dari Manado, sedangkan Panbers membawa sound engineer sendiri dari jakarta. Cuaca sangat cerah dan mendukung, belakangan saya baru ingat bahwa saya sempat membaca di running teks TV Indosiar pada saat di Manado bahwa di selatan Philipina akan terkena ekor dari angin siklon atau angin apalah saya lupa.

Tibalah saatnya show dimulai setelah beberapa artis lokal dari Manado tampil dilanjutkan dengan Panbers sebagai klimaknya. Baru Panbers memulai 1 lagu tiba2 angin kencang datang dengan disertai hujan yg sangat lebat & besar, bahkan mixer & peralatan sound system di Main Out di tengah lapangan basah kuyup karena tenda pelindung terbang ditiup angin  yg sangat kencang luar biasa. Show pun dihentikan sementara sambil memperbaiki & menenangkan situasi penonton yg juga sudah basah kuyup. Sampai 1 jam belum bisa diatasi dan bahkan hujan semakin tidak bisa diajak kompromi. Praktis akhirnya pertunjukanpun di tunda keesokan harinya.

Keesokan harinya showpun dilaksanakan & untungnya penonton yg kemarin maklum dengan situasi dan tiket yg kemarin boleh digunakan hari ini,  jumlah penonton lebih sedikit dari hari kemarin, hal ini disebabkan krn para penonton pada umumnya datang dari pulau2 kecil yg ada di sekitar kepulauan Talaud. Hari itu tetap aja hujan tidak bisa diajak kompromi, sampai akhirnya baru ada yang mengingatkan bahwa kita harus berdoa terlebih dahulu.  Dan tahukah anda dari kemarin tdk ada satu manusiapun yg mengingatkan untuk berdoa bersama agar acara berjalan lancar, dan yg lebih aneh lagi setiap Panbers mengadakan show dimanapun kapanpun pasti selalu dimulai dengan berdoa terlebih dahulu untuk kelancaran pertunjukan baik off air maupun on air di TV, dan itu tidak pernah terlewatkan satu kalipun. Tapi pada saat itu entah apa sebabnya kebiasaan atau tradisi ritual berdoa itu tidak dilakukan dan tak satupun personil yang ingat.

Dan apa yang terjadi kemudian, kami pun berdoa terlebih dahulu sembari memohon ampunan & maaf kepada Yang Kuasa atas kekilafan kami karena hampir melupakan Tuhan. Ajaib sungguh ajaib selesai berdoa angin kencang yang luar biasa disertai hujan lebat & halilintar seketika itu juga berhenti, dan pertunjukanpun bisa dimulai dan berjalan dengan lancar.

Apa hikmah dari cerita ini, bahwa dalam keadaan apapun jangan pernah melupakan Tuhan, apalagi jika kita mempunyai kebiasaan baik spt berdoa sebelum melakukan pekerjaan. Mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa Panbers dari tahun 70-an sampai sekarang tidak pernah lupa dengan berdoa terlebih dahulu sebelum show dimulai yang selalu dipimpin langsung oleh Bang Benny sebagai Leader di Panbers.

Itulah sekilas pengalaman yang sangat berkesan dan menjadi pelajaran bagi kami, semoga tulisan ini mengingatkan kita akan Tuhan.

Bravo Panbers…!!! GBU.

Perjalanan pulang dari Lirung menuju Melongoane ibukota Talaud  dgn menggunakan kapal kecil.

Pakai topi dokter khusus dari panitia yang didatangkan dari Manado selama pelaksanaan acara, di sebelah kiri saya Bapak Gustav Paneese panitia dari Jakarta.

Sambutan dari Tokoh masyarakat, tokoh agama & panitia acra beserta masyarakat di Lirung.

Sambutan di rumah Sekda Kabupaten Talaud.

Iklan

3 thoughts on “SUATU HARI DI “LIRUNG”

  1. perdana panjaitan

    yup. saya setuju akan hal..itu..kita sebagai orang percaya harus memohon pada jesus sebelum memulai segala aktivitas….karena Tuhan pasti akan pimpin kita…karena tangan Tuhan akan selalu menyertai yang berseru kepadaNYA…oke…Bravo…panbers…..kapan akan ada PAnbers JUniornya…nehhhh

    Balas
  2. yenitalastiar

    Horas…abg2ku PANBERS….Mmg berdoa adalah nafas hidup org prcya.Jd klo qt prcya pa TUHAN, mk DIA akn mdgr DOA qt.Itu trbukti pd PANBERS..klo bkn kr kekuatan DOA tdk mgkin msh byk penggemar yg mrindukn khadiran PANBERS.PANBERS akn slu dirindu oleh penggemarnya yg tak lekang oleh waktu…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s